Terdengar
sangat janggal adanya angkat yang menyebutkan 1,1, juta atau 3,9%-nya pelajar
terkena narkoba atau obat terlarang, ungkap Kepala Pusat Pencegahan
Badan Narkoba Nasional, Mudji Waluyo, berdasrkan penelitian BNN (Kompas,
14/3/2008). Pada hal pelajar adalah kelompok
yang akan menjadi tunas pemimpin bangsa ini. Hal ini jelas sangat aneh
ditengah kampanye pembrantasan penggunaan narkoba oleh pemerintah
dan masyarakat. Tentu ini menjadi ujian bagi kita untuk tetap waspada
akan bahaya yang diakibatkan obat tersebut. Ini perlu dukungan
masyarakat luas untuk menanggulangi bahaya yang mengancam pelajar.
Semua orang tentu miris karena ada 40 orang per hari meninggal
karena gangguan obat terlarang ini. Jalan terbaik adalah kerjasama
semua pihak untuk menyelamatkan bangsa dan terutama generasi masa
depan yaitu remaja dan pelajar, agar dapat menghindari bahaya ini.
Ditulis oleh : Yahya Asngari.
Kami menerima artikel
anda (pelajar dan umum) yang berminat artikelnya dimuat dalam
websites ini. Silahkan kirim, via e-mail
nusagama@yahoo.com